MEMUJA MANTRA

cover-memuja-mantra.jpgJudul Buku : MEMUJA MANTRA; Sabuk Mangir dan Jaran Goyang Masyarakat Suku Using Banyuwangi

Penulis : Heru S. P. Saputra

Penerbit : LKiS, Yogyakarta
Cetakan : I, September 2007
Tebal : xxxvi + 394 Halaman 12 x 18 cm.

“CINTA DITOLAK DUKUN BERTINDAK”. Kalimat setengah olok-olok setengah serius ini tak berlebihan. Kita akrab dengan istilah pelet sebagai obat mujarab bagi jalan pintas asmara. Kita mengenal pula santet sebagai istilah yang kerap memerindingkan bulu roma. Selama ini santet cenderung dipahami sebagai perbuatan jahat yang dilakukan oleh seseorang dengan bantuan tenaga gaib yang menyebabkan orang lain celaka.

Akan tetapi makna santet dalam buku ini bertolak belakang dengan yang selama ini kita ketahui. Ilmu santet dalam pengertian mayarakat using banyuwangi merupakan ilmu gaib yang digunakan untuk merukunkan orang, menyembuhkan, atau menjodohkan. Pengertian ini bersifat positif, yaitu merupakan ilmu pengasihan, baik dalam arti luas maupun dalam arti sempit.

~ oleh RENAISANS AGENCY BOOKSTORE\\\'S pada Minggu,24 Februari 2008.

Satu Tanggapan to “MEMUJA MANTRA”

  1. smua senjta pastinya bukan dari ktajamannya yg jelas siapa yg menguasainya,makanya redam smua emosimu kawan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: